JIMM-Talk #2: Muhammadiyah dalam Konteks Global

JIMM-Talk #2: Muhammadiyah dalam Konteks Global

Bantul–Rangkaian Muktamar Pemikiran Kaum Muda Muhammadiyah 2023 berlanjut pada Sabtu (23/12/2023) dengan mengadakan JIMM-Talk #2 yang mengangkat tema “Muhammadiyah dalam Konteks Global” dengan mengundang Andar Nubowo dan Rahmawati Husein.

Menurut Rahmawati, globalisasi tidak bisa dihindari dengan adanya perkembangan teknologi, maka Muhammadiyah harus berkiprah di dunia global dalam berbagai lini.

“Kita perlu mengglobal karena mengaca pada nilai-nilai dasarnya, yakni islam berkemajuan dan rahmatan lil alamin. Berarti luasannya itu untuk semesta, bukan untuk orang jawa saja ataupun orang indonesia itu dari nilai-nilai dasarnya Muhammadiyah harus terlibat, karena persoalan global banyak berdampak pada kita,” katanya.

Kemudian Andar mengatakan, Islam di Jawa meskipun terbesar di dunia, tapi tidak punya kekuatan global di zaman dulu.

“Islam pada jaman dulu hanya berkutat pada urusan fiqh, bahkan mereka tidak membaca Ilmu Al-Quran. Hadirnya Ahmad Dahlan yang walaupun belajar fiqih syafii, ia mencoba untuk mengubah itu di nusantara dengan membawa kebudayaan global ke indonesia, dan sekarang itu kita harus membawa indonesia ke global,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andar berpendapat, bahwa berkembangnya Islam secara sosiologis tumbuh dari elit intelektual muslim di Muhammadiyah yang mengambil apa yang dipelajari dari luar kemudian dikontekstualisasikan di Indonesia.

“Transformasi gagasan sekarang tidak hanya dari Timur Tengah ke indonesia seperti zaman dulu, makanya ada relasi yang tidak berimbang di zaman itu. Ini adalah upaya untuk menciptakan keluar dari Islam yang kearab-araban,” tegasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published.

Call for Paper

Muktamar Pemikiran Islam Kaum Muda