Hari Ini: Muktamar Pemikiran Islam Kaum Muda Dimulai

Yogyakarta- Selepas sholat Jumat (22/12) secara resmi muktamar pemikiran Islam Kaum Muda yang digelar oleh Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) dibuka. Muktamar ini sejatinya akan digelar pada awal Desember 2023, namun panitia masih terus menginginkan lebih banyak lagi peserta yang ikut dalam kegiatan ini sehingga alasan dimundurkan dua minggu dari rencana awal bisa dipahami.
Benar saja, hingga pengumuman penutupan pengumpulan naskah abstrak 15 Oktober 2023, panitia menerima 134 abstrak dari peserta yang mencakup dari Jawa (65), Sumatera (6), Sulawesi (10), Kalimantan (1), Bali (1), dan Nusa Tenggara Barat (1). Secara persebaran, peserta masih perlu di tingkatkan kedepan agar jumlah peserta dari Indonesia Timur/ Luar Jawa lebih banyak. Peserta perempuan dalam seleksi abstrak ini berjumlah 34 orang. Dari keseluruhan abstrak yang masuk mayoritas sesuai dengan tujuan Muktamar berusia dibawah 35 tahun. Peserta yang terpilih dan menyatakan diri hadir dalam Muktamar ini berjumlah 80 orang yang juga ditambah dengan peserta lain dan undangan.
Kenapa Harus Anak Muda?
Muktamar Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) sejak awal dibuat sebagai media dan ruang baru bagi anak-anak muda eksponen Muhammadiyah untuk selama ini perlu terus diasah semangat intelektualitasnya. Anak muda yang disasar berusia kurang dari 35 tahun, sebagai pilihan strategis ke depan untuk merawat kaderisasi dan keberlanjutan masa depan pemikir-pemikir muda di masa depan yang bertarung dalam ruang hidup intelektualisme masa depan. Jadi di forum ini anak muda menjadi subyek yang akan menyampaikan gagasan awalnya untuk mendapatkan “gayung bersambut” dari para intelektual JIMM lainnya.
Praktis, di Muktamar Pemikiran Islam Kaum Muda JIMM ini kita tidak banyak menemui hingar-bingar dan banyak sorotan, karena memang tidak menjadi fokus dan kewajiban utama. Muktamar ini juga menjadi bukan kegiatan pertama dan terakhir bagi JIMM, ini sejalan dengan program mentoring dan pembekalan generasi muda.
Walaupun begitu, nampak dari susunan acara yang sudah dibuat panitia, ada nama-nama seperti Zuly Qodir, Andar Nubowo, Rahmawati Husein, Siti Ruhaini Dzuhayatin, Zakiyuddin Baidhawy, Neni Nur Hayati, Hilman Latief, Anisia Kumala, dan Hamzah Fansuri, Fajar Riza ul Haq, Mohammad Rokib, Fauziah Mona Atalina, Tuti Alawiyah, Faris Al Fadhat, Satiti Shakuntala, Ai Fatimah Nur Fuad, Pradana Boy, Erik Tauvani, Ahmad Rizky M. Umar, dan lainnya yang ikut mendukung pelaksanaan Muktamar secara umum.
Acara ini sepenuhnya terselenggara atas kerjasama yang baik dengan dukungan penuh dari Pusat Studi Ahmad Syafii Maarif-Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Yogjakarta (UMY), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Yogjakarta, Komunitas Sarang dengan dukungan media Rahma.ID, AnakPanah.ID dan beberapa media sindikasi jejaring lainnya. (IAR)
Ikuti informasi seputar Muktamar Islam Kaum Muda di website kaummuda.id dan Instagram @diasporamu #MuktamarPemikiranJIMM #IntelektualMudaJIMM